Wisata Goa Rancang yang Menyimpan Sejarah Laskar Mataram di Jogja

Goa Rancang

Selain menawarkan wisata pantai yang indah dan menarik, Jogja juga memiliki destinasi wisata alam yang tak kalah menarik yaitu Goa Rancang. Biasanya obyek wisata ini selalu ramai pengunjung terutama saat akhir pekan atau hari libur tiba. Sebagai wisata alam, goa ini memilik pemandangan yang sangat indah serta memberikan sensasi yang berbeda karena juga menyimpan sejarah di masa lampau.

Daya Tarik Goa Rancang

Letak Goa Rancang sangat teduh karena adanya pohon klumpit yang kerindangannya mampu melindungi goa ini. Usia pohon klumpit tersebut diperkirakan sudah ratusan tahun dan tampak menjulang tinggi hingga menembus atap goa. Uniknya di pohon klumpit tersebut biasanya akan muncul lubang besar di bagian batang sebagai penanda kelapukan akibat usia pohom tersebut. Bagi sebagian masyarakat sekitar goa, pohon klumpit tersebut juga dianggap mempunyai tuah yang bisa mengabulkan permohonan mereka.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa  tempat wisata ini juga memiliki nilai sejarah. Karena dahulu pernah menjadi tempat perlindungan serta pertemuan Laskar Mataram. Di tempat inilah Laskar Mataram membuat strategi untuk mengusir Belanda dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Lokasi di dalam goa yang luas dan lapang membuat banyak anggota Laskar Mataram yang bisa memasuki goa ini.

Goa Rancang

Keberadaan goa ini ternyata masih banyak menyimpan misteri yang belum terpercahkan. Sebab banyak yang menduga bahwa goa ini sudah pernah dijamah manusia sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu. Dugaan tersebut juga diperkuat dengan adanya situs Bleberan yang merupakan tempat penyimpanan benda-benda peninggalan zaman Megalitikum dan lokasinya juga tidak begitu jauh dari goa. Untuk memasuko goa ini, terdapat anak tangga dari bebatuan yang bisa digunakan oleh pengunjung.

Ada Apa saja di Goa Rancang?

Pada saat anda memasuki Goa Rancang, maka anda akan melihat tempat menyrupai panggung yang berasal dari batu dan tanah. Kemudian anda juga bisa menemukan ruangan yang sangat luas dan ruangan itulah yang digunakan oleh Laskar  Mataram sebagai ruang pertemuan untuk membuat strategi. Diketahui ukuran ruangan tersebut yaitu 20 x 20 meter serta tingginya sekitar 12 meter. Tak hanya bisa melihat ruangan bekas Laskar Mataram, di dalam goa anda akan dibuat takjub saat melihat stalagtit dan stalagmit yang ada di sekeliling goa. Bahkan stalagtit dan stalagmit tersebut memiliki warna coklat, hitam, putih dan ada pula yang tampak mengkilap.

Baca juga ulasan wisata lainnya yang seru:

Di dalam goa juga terdapat relief di dinding batu yang menandakan adanya kehidupan prasejarah di dalam ruangan goa tersebut. Dari gambar relief tersebut tampak lukisan yang berbentuk mirip jenglot. Ruangan yang luas tersebut juga tidak begitu gelap karena masih ada cahaya matahari yang bisa masuk melalui celah goa. Tentunya suasana di dalam Goa Rancang ini sangat eksotis dan memiliki nuasan mistis terutama saat malam hari. Meskipun begitu goa ini menjadi magnet bagi wisatawan yang penasaran ingin membuktikan sendiri keunikan yang dimiliki oleh goa ini.

Alamat Menuju Goa Ini

Obyek wisata yang satu ini berada di Desa Bleberan, Playen, Gunungkidul, YogyakartaUntuk menuju ke Goa Rancang anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Sebab akses menuju goa tersebut sudha tergolong mudah sehingga anda tak perlu khawatir bila baru pertama kali berkunjung.

Harga Tiket yang Terjangkau

Harga tiket masuk ke goa ini yaitu Rp 5.000 per orang saat weekday dan weekenda harga tiketnya juga sama. Namun bila anda ingin berkunjung bersama rombongan maka bisa meminta informasi pada bagian tiket terlebih dahulu. Dengan harga tiket masuk yang terjangkau maka berwisata ke goa ini dijamin hemat dan anda tak perlu khawatir bila ingin mengajak keluarga tercinta. Meskipun masih menyimpan banyak misteri, namun di tempat wisata goa ini sudah tersedia fasilitas yang cukup memadai mulai dari area parkir, kamar mandi, tempat istirahat, area perkemahan, warung, dan lain sebagainya.

About Author

client-photo-1
onejogja

Comments

Tinggalkan Balasan